Zulva Fadhil Hadiri Rapat Nasional, Bawa Penguatan Tata Kelola Dekranas, PKK dan Posyandu ke Batang Hari

Avatar

- Editor

Selasa, 22 September 2026 - 10:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Te-Minutes – Ketua TP PKK Kabupaten Batang Hari yang juga Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dan Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Batang Hari, Zulva Fadhil, menghadiri Rapat Penguatan Tata Kelola Lembaga Dekranas, TP PKK dan TP Posyandu se-Indonesia Bagian Barat di Jakarta, Senin, 21 September 2026.

Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan tata kelola kelembagaan, sekaligus menyamakan arah program pemberdayaan masyarakat agar dapat dilaksanakan secara lebih efektif hingga ke tingkat daerah.

Bagi Kabupaten Batang Hari, forum tersebut tidak hanya menjadi ruang koordinasi antarlembaga, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperoleh wawasan, pengalaman dan penguatan strategi yang dapat diterapkan dalam pengembangan program di daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Zulva Fadhil mengatakan, penguatan tata kelola menjadi bagian penting dalam memastikan setiap program Dekranasda, TP PKK dan TP Posyandu dapat berjalan lebih terarah serta memberikan dampak langsung kepada masyarakat.

“Yang kita bawa dari pertemuan ini bukan hanya informasi, tetapi juga semangat untuk memperkuat tata kelola dan kolaborasi di Batang Hari. Setiap program harus memiliki arah yang jelas, dilaksanakan bersama dan yang paling penting memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat,” ujar Zulva.

Menurutnya, sinergi ketiga lembaga memiliki potensi besar untuk memperkuat berbagai sektor pembangunan masyarakat di Batang Hari. TP PKK memiliki peran dalam pemberdayaan keluarga dan masyarakat, Dekranasda mendorong pengembangan kerajinan serta ekonomi kreatif, sementara Tim Pembina Posyandu berperan dalam penguatan pelayanan dan pemberdayaan masyarakat melalui Posyandu.

“Kalau ketiga kekuatan ini dapat berjalan secara sinergis, dampaknya akan sangat luas. Kita bisa mendorong keluarga yang lebih berdaya, UMKM dan perajin yang semakin berkembang, sekaligus memperkuat Posyandu sebagai bagian penting dalam pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Baca Juga :  Sidang Lanjutan Dugaan Penyerobotan Lahan Oleh PT BSU, Titik Koordinat yang Ditunjuk Mangku SAD Ada Kesesuaian Dengan Peta Milik BPN

Zulva menambahkan, hasil pembahasan dalam forum tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan penguatan bagi pelaksanaan program di Kabupaten Batang Hari. Salah satu fokusnya adalah memastikan koordinasi antara kelembagaan di tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa dapat berjalan lebih baik.

“Kita ingin apa yang dibahas di tingkat nasional bisa diterjemahkan menjadi program yang konkret di Batang Hari. Karena ukuran keberhasilan bukan hanya seberapa banyak kegiatan yang dilaksanakan, tetapi seberapa besar manfaatnya bagi keluarga, kader, pelaku UMKM, perajin dan masyarakat secara keseluruhan,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya meningkatkan kapasitas kader sebagai ujung tombak pelaksanaan program di tengah masyarakat. Dengan tata kelola yang semakin baik, kader diharapkan mampu menjalankan peran secara lebih terarah sekaligus menjadi penghubung antara program pemerintah dengan kebutuhan masyarakat.

“Penguatan kader juga menjadi perhatian kita. Mereka adalah orang-orang yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Karena itu, semakin kuat kapasitas dan koordinasinya, semakin besar pula peluang program pemerintah memberikan dampak nyata,” tutur Zulva.

Kehadiran Zulva Fadhil dalam forum tersebut diharapkan dapat memperkuat arah pengembangan program Dekranasda, TP PKK dan TP Posyandu di Kabupaten Batang Hari. Hasil pertemuan nasional tersebut selanjutnya dapat menjadi referensi untuk memperkuat kolaborasi, meningkatkan kualitas tata kelola dan menghadirkan program pemberdayaan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat Batang Hari.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kabupaten Batang Hari Raih Indeks Reformasi Hukum Kategori A dengan Nilai 82,30
Penguatan Kelembagaan PKK, Zulva Fadhil Fokuskan Dampak 10 Program Pokok PKK
Zulva Fadhil Perkuat Dekranasda Batang Hari, Pengrajin Didorong Naik Kelas
Pangkogabwilhan I Tinjau Karhutla dan Evaluasi Status Tanggap Darurat di Batang Hari
Zulva Fadhil Perkuat Kelembagaan Posyandu, Dorong Pemaksimalan 6 SPM
Wakil Bupati Batang Hari Hadiri Paripurna Jawaban Pemerintah atas Pandangan Fraksi DPRD
Pemkab Batang Hari Dorong Pembangunan Museum dan Pelestarian Peradaban Sungai Batanghari
Pemkab Batang Hari Dorong Revitalisasi Cagar Budaya Tembesi untuk Wujudkan Museum Sejarah
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 10:32 WIB

Kabupaten Batang Hari Raih Indeks Reformasi Hukum Kategori A dengan Nilai 82,30

Kamis, 24 September 2026 - 10:41 WIB

Penguatan Kelembagaan PKK, Zulva Fadhil Fokuskan Dampak 10 Program Pokok PKK

Rabu, 23 September 2026 - 10:45 WIB

Zulva Fadhil Perkuat Dekranasda Batang Hari, Pengrajin Didorong Naik Kelas

Rabu, 23 September 2026 - 10:35 WIB

Pangkogabwilhan I Tinjau Karhutla dan Evaluasi Status Tanggap Darurat di Batang Hari

Selasa, 22 September 2026 - 10:48 WIB

Zulva Fadhil Hadiri Rapat Nasional, Bawa Penguatan Tata Kelola Dekranas, PKK dan Posyandu ke Batang Hari

Selasa, 22 September 2026 - 10:31 WIB

Wakil Bupati Batang Hari Hadiri Paripurna Jawaban Pemerintah atas Pandangan Fraksi DPRD

Kamis, 17 September 2026 - 10:52 WIB

Pemkab Batang Hari Dorong Pembangunan Museum dan Pelestarian Peradaban Sungai Batanghari

Kamis, 17 September 2026 - 10:26 WIB

Pemkab Batang Hari Dorong Revitalisasi Cagar Budaya Tembesi untuk Wujudkan Museum Sejarah

Berita Terbaru