Te-Minutes – Pengambilan sumpah janji dan pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu lingkup Pemerintah Kabupaten Batang Hari tahun 2026 berlangsung khidmat di Serambi Rumah Dinas Bupati Batang Hari, Senin (26/01). Suasana haru sekaligus penuh semangat terasa ketika ratusan pegawai mengikrarkan sumpah sebagai bentuk komitmen pengabdian kepada masyarakat.
Sebanyak 190 PPPK Paruh Waktu resmi diambil sumpahnya langsung oleh Bupati Batang Hari, Mhd. Fadhil Arief. Mereka terdiri dari 120 tenaga guru, 17 tenaga kesehatan, serta 53 tenaga teknis yang nantinya akan ditempatkan sesuai kebutuhan organisasi perangkat daerah (OPD) dan unit kerja masing-masing. Momentum tersebut menjadi langkah penting dalam penguatan pelayanan publik di Kabupaten Batang Hari, terutama pada sektor pendidikan, kesehatan, dan layanan teknis pemerintahan.
Dalam sambutannya, Bupati Mhd. Fadhil Arief menegaskan bahwa status PPPK Paruh Waktu hendaknya tidak dipandang sebagai titik akhir perjalanan karier, melainkan tahapan menuju peningkatan kualitas diri dan profesionalitas aparatur. Ia menekankan bahwa kepastian status kepegawaian seharusnya mampu mendorong semangat kerja yang lebih baik serta menghasilkan kinerja yang berdampak nyata bagi masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Jadikan amanah ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kapasitas dan integritas. Status PPPK paruh waktu bukan tujuan akhir, tetapi proses menuju jenjang yang lebih baik. Tunjukkan dedikasi melalui kinerja nyata, disiplin, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Bupati.
Ia juga berharap para PPPK yang baru diangkat mampu menjaga etika profesi, memperkuat loyalitas terhadap tugas, serta beradaptasi dengan dinamika kebutuhan pelayanan publik yang terus berkembang. Menurutnya, kualitas pelayanan pemerintah sangat ditentukan oleh profesionalitas aparatur di setiap lini.
Acara tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Batang Hari, Asisten I Setda Batang Hari, para kepala dinas dan badan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang Hari, rohaniawan, serta undangan lainnya. Kehadiran para pejabat daerah menjadi simbol dukungan bersama terhadap peningkatan kualitas sumber daya aparatur demi pelayanan publik yang lebih optimal di Kabupaten Batang Hari.






