Te-Minutes – Seorang warga di Muara Bulian (Y) mengaku kecewa lantaran persoalan hutang piutang yang melibatkan seorang oknum anggota kepolisian yang saat ini bertugas di Polsek Batin XXIV, Kabupaten Batang Hari, hingga kini belum juga menemukan penyelesaian.
Menurut pengakuan Y, persoalan tersebut telah berlangsung cukup lama dan berjalan alot tanpa kepastian. Ia menyebut upaya komunikasi yang dilakukan selama ini juga tidak membuahkan hasil karena oknum tersebut dikabarkan sulit untuk dihubungi.
“Sudah lama sekali persoalan ini berjalan, tapi sampai sekarang belum ada penyelesaian. Kami hanya berharap ada itikad baik,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia mengaku dirinya hanya masyarakat kecil yang berharap haknya dapat segera diselesaikan secara baik-baik tanpa harus berlarut-larut. Dirinya pun berharap ada perhatian dari pihak terkait agar persoalan tersebut tidak terus menjadi beban bagi dirinya dan keluarga.
Kasus ini turut menjadi sorotan karena melibatkan aparat penegak hukum yang seharusnya menjadi teladan di tengah masyarakat. Dalam institusi Kepolisian Republik Indonesia, setiap anggota Polri terikat aturan disiplin dan kode etik profesi yang menuntut sikap profesional, bertanggung jawab, serta menjaga kepercayaan publik.
Perilaku anggota Polri yang dinilai mengabaikan tanggung jawab pribadi hingga menimbulkan keresahan di masyarakat dinilai dapat mencoreng citra institusi kepolisian. Karena itu, masyarakat berharap persoalan tersebut dapat segera diselesaikan secara bijak dan transparan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak oknum yang bersangkutan belum memberikan klarifikasi maupun tanggapan terkait keluhan tersebut.






