Te-Minutes — Pasca pedagang balon yang alami peningkatan omset pada pelantikan PPPK Tahap 1 beberapa waktu silam, kali ini pedagang bibit pohon buah-buahan di Kabupaten Batang Hari tengah menikmati masa yang sama,yakni alami lonjakan omset yang signifikan.
Hal ini terjadi usai pelantikan peserta PPPK Tahap 2, yang diwajibkan melakukan penanaman bibit pohon buah di pekarangan rumah masing-masing.
Program tersebut merupakan bagian dari inisiatif pemerintah daerah yang menggabungkan pelestarian lingkungan, ketahanan pangan keluarga, dan pembinaan karakter ASN melalui aksi nyata di lingkungan tempat tinggal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Salah satu pedagang bibit di Batang Hari, Zulkarnaen, mengaku kaget dengan tingginya permintaan sejak dua hari terakhir.
“Biasanya saya jual 30 sampai 40 bibit per hari, sekarang bisa tembus 100–150 bibit. Banyak yang beli langsung satu paket pohon mangga, jambu, dan jeruk,” katanya.
Zulkarnaen juga menyebut banyak dari pembeli adalah ASN baru yang datang dengan daftar jenis bibit buah-buahan.
Siti Ramlah, pedagang lain di Kecamatan Muara Bulian, juga merasakan hal yang sama. Ia bahkan kehabisan stok bibit alpukat dan jambu kristal hanya dalam dua hari.
“Kami sampai ambil stok tambahan dari Jambi dan Muaro Jambi. Alhamdulillah, ini berkah yang tidak kami duga,” ujarnya.
Program ini juga mendapat apresiasi dari masyarakat karena selain berdampak positif terhadap lingkungan, juga menggairahkan roda ekonomi lokal, khususnya sektor UMKM tanaman dan bibit.






