Al Haris – Abdullah Sani Potensial Menang di Pilgub Jambi

Avatar

- Editor

Senin, 14 Oktober 2024 - 16:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Te-Minutes – Al Haris – Abdullah Sani sangat potensial menang pada kontestasi pemilihan gubernur provinsi Jambi 2024. Paslon nomor urut 2 yang didukung 13 parpol itu memiliki elektabilitas yang mengungguli paslon nomor urut 1, Romi Heriyanto – Sudirman.

Demikian analisis hasil survei terbaru yang disampaikan Direktur Eksekutif Citra Komunikasi Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Toto Izul Fatah kepada pers di Jambi, Senin (14/10/2024). Ia memaparkan temuan data terbaru tentang preferensi pemilih terhadap sejumlah calon di Pilgub Jambi 27 November mendatang.

Survei dilakukan mulai tanggal 1 – 9 Oktober 2024, menggunakan metode standar Multistage Random Sampling, melalui wawancara tatap muka langsung kepada 800 responden terpilih dengan menggunakan kuesioner dan dengan Margin of Error 3,5%.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Toto, potensi kemenangan Al Haris – Abdullah Sani ini cukup tergambar dari posisi elektabilitasnya yang sudah unggul memimpin dengan 44,5%. Sementara, kompetitornya, Romi – Sudirman tertinggal di posisi elektabilitas 30,6%. Ada selisih kurang lebih sekitar 14% an.

“Jika melihat pada posisi elektabilitas kedua paslon tersebut, potensi menang lebih terbuka untuk Al Haris – Sani. Selisih 14% an tidak cukup mudah untuk dikejar dalam waktu kurang dari dua bulan,” katanya lewat rilis pers-nya.

Meskipun, kata Toto, dalam waktu kurang dua bulan ini potensi munculnya dinamika politik bisa saja terjadi. Namun, jika situasi normal seperti seperti sekarang, tak ada pergerakan yg luar biasa, cukup sulit buat paslon no 1 untuk mengejar elektabilitas paslon no 2.

Toto menjelaskan, beberapa faktor yang membuat paslon no 2 unggul, tergambar mulai dari distribusi dukungan yang merata di aneka segmen demografis seperti suku, gender, tingkat pendidikan, penghasilan, profesi, usia, pemilih partai dan ormas. Termasuk, distribusi di setiap dapil.

Baca Juga :  TP PKK Batang Hari Gelar Rakor Bersama TP PKK Kecamatan, Perkuat Tindak Lanjut Aduan Masyarakat Melalui Rumah Bunda

“Dari pengalaman kami melakukan ratusan kali survei, salah satu indikator potensi kemenangan seorang calon itu tercermin dari dukungan merata di aneka segmen demografis. Dan sejauh ini, duet Al Haris – Sani yang punya indikator keunggulan tersebut,” tegasnya.

Toto menambahkan, selain elektabilitas, paslon no 2 ini juga sudah cukup punya modal tingkat pengenalan dan kesukaan publik yang cukup tinggi dibanding paslon no 1. Misalnya, Al Haris sudah dikenal oleh sekitar 85,5% dengan tingkat kesukaannya 69,6%. Sementara, Romi baru dikenal oleh sekitar 58,3%.

Padahal, menurut Toto, tingkat pengenalan dan kesukaan itu sudah menjadi salah satu hukum besi untuk menang. Kandidat yang pengenalannya kecil, biasanya kecil juga peluangnya untuk menang. Begitu juga sebaliknya kandidat yang pengenalannya tinggi lebih berpeluang untuk dipilih dan menang.

Meskipun, lanjut Toto, yang ideal itu, kandidat yang tingkat pengenalannnya tinggi berbanding lurus dengan tingkat kesukaannya yang juga tinggi. Yang bahaya adalah kandidat yang pengenalan tinggi, tapi kesukaan rendah.

Keunggulan lainnya dari Al haris – Sani, ungkap Toto, terlihat juga dari dukungan pemilih yang berkategori strong supporter (pemilih militan). Paslon no 2 unggul dengan strong supporter sebesar 31%. Sementara paslon no 1 baru 18,8%.

Namun begitu, Toto mengingatkan, diluar pemilih yang militan tadi, ada juga pemilih yang masih berkategori soft supporter (pemilih cair). Yaitu, mereka yang sudah memilih tapi bisa berubah, dengan yang belum punya pilihan sama sekali. Angkanya masih cukup tinggi, yaitu 49,4%.

“Itulah yang sering saya sebut sebagai lahan tak bertuan. Yaitu, pemilih yang masih bisa diperebutkan oleh siapa saja. Meskipun, untuk mengambil lahan tak bertuan tersebut, harus punya modal pengenalan dan kesukaan yang tinggi dulu,” tandasnya.

Baca Juga :  Zulva Fadhil Lantik dan Kukuhkan Tim Pembina Posyandu Kecamatan dan Kelurahan Desa

Dari data survei LSI Denny JA juga terungkap temuan yang bisa menjadi kabar buruk. Yaitu, ada sekitar 58,3% pemilih yang menganggap money politic itu sangat wajar dan cukup wajar. Dan saat ditanya pengaruhnya terhadap keterpilihan, juga kurang lebih sama, sekitar 56,0%.(***)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Mencari Pemimpin yang Terbaik atau Memberikan Terbaik
Tim Cagub Jambi RH di Bungo Ngamuk, Diduga RH Tak Tepati Janji
Menolak Narkoba, Memilih Pemimpin yang Berintegritas dan Bebas Narkoba
Al Haris, Bapak Infrastruktur Jambi
Purnawirawan Merdeka Siap Menangkan Haris-Sani
Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup
The Changing Face of America: How Demographic Shifts are Reshaping the Nation
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 10:32 WIB

Kabupaten Batang Hari Raih Indeks Reformasi Hukum Kategori A dengan Nilai 82,30

Kamis, 24 September 2026 - 10:41 WIB

Penguatan Kelembagaan PKK, Zulva Fadhil Fokuskan Dampak 10 Program Pokok PKK

Rabu, 23 September 2026 - 10:45 WIB

Zulva Fadhil Perkuat Dekranasda Batang Hari, Pengrajin Didorong Naik Kelas

Rabu, 23 September 2026 - 10:35 WIB

Pangkogabwilhan I Tinjau Karhutla dan Evaluasi Status Tanggap Darurat di Batang Hari

Selasa, 22 September 2026 - 10:48 WIB

Zulva Fadhil Hadiri Rapat Nasional, Bawa Penguatan Tata Kelola Dekranas, PKK dan Posyandu ke Batang Hari

Selasa, 22 September 2026 - 10:31 WIB

Wakil Bupati Batang Hari Hadiri Paripurna Jawaban Pemerintah atas Pandangan Fraksi DPRD

Kamis, 17 September 2026 - 10:52 WIB

Pemkab Batang Hari Dorong Pembangunan Museum dan Pelestarian Peradaban Sungai Batanghari

Kamis, 17 September 2026 - 10:26 WIB

Pemkab Batang Hari Dorong Revitalisasi Cagar Budaya Tembesi untuk Wujudkan Museum Sejarah

Berita Terbaru