Te-Minutes – Bupati Batang Hari Muhammad Fadhil Arief secara resmi membuka Gebyar Semarak Ramadan Batang Hari SuPer Tangguh 1447 H. Pada Senin (02/03/2026).
Bertempat di Ruang Kaca Rumah Dinas Bupati Batang Hari, kegiatan yang telah menjadi agenda tahunan Pemerintah Kabupaten Batang Hari. Menjadi warna baru namun bukan sekadar perayaan seremonial Ramadan, melainkan juga bagian dari upaya membangun kualitas sumber daya manusia melalui penguatan nilai-nilai keagamaan dan karakter generasi muda.
Dalam sambutannya, Bupati Fadhil Arief menegaskan bahwa Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat kebersamaan sekaligus menanamkan nilai-nilai spiritual di tengah masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Gebyar Semarak Ramadan ini bukan hanya ajang perlombaan, tetapi juga ruang untuk mempererat ukhuwah islamiyah serta menumbuhkan semangat syiar Islam di tengah masyarakat Batang Hari,” ujar Fadhil Arief.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi sarana pembinaan generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual.
“Kita ingin melahirkan generasi Batang Hari yang berakhlak mulia, berilmu, dan mampu bersaing di masa depan. Kecerdasan saja tidak cukup, tetapi harus diiringi dengan karakter dan nilai keimanan yang kuat,” tambahnya.
Gebyar Semarak Ramadan tahun ini menghadirkan berbagai cabang perlombaan bernuansa keagamaan, di antaranya lomba ceramah agama, cerdas cermat, lomba azan subuh dan do’a azan, diramaikan pula dengan lomba hadroh dan rebana serta dan kitab kuning bagi da’i se-Bumi Serentak Bak Regam. Beragam kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi ruang pembinaan mental, spiritual, sekaligus kreativitas generasi muda.
Pemerintah Kabupaten Batang Hari menilai kegiatan yang berfokus pada pendidikan karakter seperti ini perlu terus dilaksanakan secara konsisten. Melalui penggalian potensi sejak dini, diharapkan lahir generasi yang seimbang antara kecerdasan berpikir dan keteguhan hati.
Acara pembukaan turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Batang Hari, asisen dan staf ahli, serta OPD, perwakilan Kantor Kementerian Agama Batang Hari, tokoh agama, peserta lomba, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Di tengah semarak Ramadan, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah tidak hanya diukur dari infrastruktur yang berdiri, tetapi juga dari generasi yang peka terhadap ilmu.






