Te-Minutes – Ketua DPRD Kabupaten Batang Hari, Rahmad Hasrofi, menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan peran Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan dasar masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan Pekan Gebyar Anak dan Orang Tua Tingkat Kabupaten Batang Hari yang digelar di Posyandu Melati, Desa Aro, Kecamatan Muara Bulian, Senin (19/01/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari kampanye “Ayo ke Posyandu” yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten Batang Hari sebagai upaya memperkuat deteksi dini permasalahan kesehatan, khususnya pada balita dan ibu hamil di tingkat desa.
Dalam kesempatan tersebut, Rahmad Hasrofi mengapresiasi langkah pemerintah daerah yang terus mendorong optimalisasi fungsi Posyandu. Menurutnya, Posyandu memiliki peran strategis dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas sejak usia dini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Posyandu bukan hanya tempat penimbangan balita, tetapi menjadi pusat layanan kesehatan dasar yang sangat penting. DPRD Batang Hari tentu mendukung penuh program ini karena menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya ibu dan anak,” ujar Rahmad Hasrofi.
Ia juga mengajak masyarakat untuk aktif memanfaatkan layanan Posyandu yang telah disediakan secara gratis oleh pemerintah. Dengan partisipasi masyarakat yang tinggi, pendataan dan penanganan masalah kesehatan anak dapat dilakukan secara lebih cepat dan tepat.
Pada kegiatan tersebut, pemerintah daerah menyediakan tujuh layanan utama gratis bagi masyarakat, di antaranya penimbangan dan pengukuran badan balita, pelayanan imunisasi dasar lengkap, pemeriksaan ibu hamil, skrining penyakit TB Paru pada balita bermasalah gizi, pendataan balita yang belum memiliki Kartu Identitas Anak (KIA), pendataan pendidikan anak usia dini, serta pemberian makanan tambahan berupa susu dan telur.
Rahmad Hasrofi juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, tenaga kesehatan, serta pemerintah desa dalam menyukseskan program Posyandu.
“Kolaborasi semua pihak sangat dibutuhkan. Dengan dukungan bersama, kita berharap angka stunting dan masalah gizi di Batang Hari dapat terus ditekan,” tambahnya.






