Te-Minutes – Bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana kembali ditunjukkan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) dan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Batang Hari. Ketua BKMT dan GOW Kabupaten Batang Hari, Ibu Nuraini Zubir, mengunjungi warga korban bencana kebakaran di Desa Pompa Air, Kecamatan Bajubang, Kamis (27/08/2026).
Kunjungan tersebut menjadi wujud tali kasih sekaligus dukungan moril dan bantuan bagi masyarakat yang tengah menghadapi musibah. Sebanyak enam kepala keluarga tercatat terdampak akibat peristiwa kebakaran yang terjadi di wilayah tersebut.
Dalam musibah tersebut, salah satu keluarga terdampak bahkan harus kehilangan tiga anggota keluarganya yang meninggal dunia. Kondisi tersebut menambah duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat yang berada di sekitar lokasi kejadian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kehadiran BKMT dan GOW diharapkan dapat menjadi penguat bagi keluarga yang terdampak, terutama dalam melewati masa sulit setelah musibah. Bantuan yang diberikan juga diharapkan dapat sedikit meringankan kebutuhan masyarakat yang kehilangan tempat tinggal maupun harta benda akibat kebakaran.
Ketua BKMT dan GOW Kabupaten Batang Hari, Nuraini Zubir, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan rasa kebersamaan terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah.
“Kami hadir untuk memberikan tali kasih dan dukungan kepada saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah. Bantuan ini mungkin tidak seberapa, tetapi kami berharap dapat sedikit meringankan beban dan memberikan semangat kepada keluarga yang terdampak,” ujar Nuraini.
Ia juga menyampaikan rasa duka yang mendalam kepada keluarga yang kehilangan anggota keluarganya dalam peristiwa tersebut. Menurutnya, musibah merupakan sesuatu yang tidak pernah diharapkan oleh siapa pun, sehingga keluarga yang terdampak membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.
“Kita semua tentu tidak menginginkan musibah seperti ini terjadi. Untuk keluarga yang kehilangan anggota keluarga, kami turut berduka cita sedalam-dalamnya. Semoga diberikan kekuatan, ketabahan dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan ini,” tuturnya.
Nuraini berharap masyarakat yang terdampak dapat mengambil hikmah dari peristiwa tersebut dan kembali bangkit secara perlahan. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk terus menunjukkan kepedulian dan membantu warga yang membutuhkan.
“Semoga keluarga yang terdampak diberikan ketabahan dan dapat mengikhlaskan apa yang telah terjadi. Mudah-mudahan di balik musibah ini ada hikmah dan jalan kebaikan yang diberikan Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan mendapatkan ganjaran dan kekuatan dalam menghadapi cobaan,” pungkasnya.
Kunjungan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa solidaritas sosial memiliki peran penting dalam membantu masyarakat menghadapi situasi sulit. Melalui kepedulian bersama, keluarga korban diharapkan dapat kembali menata kehidupan dan bangkit setelah melewati musibah kebakaran.






