Satu Tanda Tangan, Satu Keluarga Bahagia: BTN Ekosistem Perumahan Melayani Negeri

Avatar

- Editor

Kamis, 19 Februari 2026 - 23:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

salah satu perumahan KPR Subsidi di Jambi
Dokumentasi perumahan KPR Subsidi di Jambi 

Pagi hari, saya mengunjungi rumah yang tampak tersusun rapi dengan tipe yang hampir sama, bertemu seorang pekerja dibagian sawit. Ia masih muda dengan nama Rina usia 28 tahun, terseyum lebar saat rumah pertamanya di Kompleks Mendalo Park diserahkan. ”Ini mimpi saya diusia muda jadi kenyataan berkat BTN” ujarnya. Di tempat yang berbeda, bertemu rekan seprofesi sebagai Jurnalis muda, Hidayat (30 Tahun) yang sudah hampir 1 tahun telah menandatangi dan memiliki rumah subsidi KPR dari Bank Tabungan Negara (BTN). “Bersyukur saya telah memiliki rumah sendiri bersama pasangan saya di usia muda, tentunya melalui akses BTN”, katanya. Kisah Rina dan Hidayat bukanlah sesuatu yang terungkap, ia bagian dari jutaan banyak cerita keluarga Indonesia yang di dorong oleh BTN untuk memiliki rumah impian, ia merupakan bank yang telah melayani masyarakat melalui kolaborasi ekosistem perumahan di berbagai wilayah penjuru negeri.

Awal mula hingga saat ini

Kisah BTN seperti pohon beringin yang akarnya meresap ke seluruh penjuru negeri, dari pusat kota hingga sampai Jambi. Dikutip disalah satu laman Wikipedia, rekam jejak Sejarah BTN memperlihatkan dari bank yang awalnya lahir di era kolonial Belanda sebagai Postspaarbank tahun 1897, lalu bangkit pasca-kemerdekaan menjadi BTN pada tahun 1950. Kini, di bulan Februari 2026, BTN mengelola portofolio KPR triliunan rupiah, mendukung 75 tahun pengalaman pembiayaan perumahan. Filosofi pohon beringin, dengan jaringan 1000 lebih kantor nasional BTN di seluruh penjuru negeri, sampailah ke kota kelahiran saya di Jambi dengan menyebar sebanyak 68 kantor BTN di Jambi (data BPS 2017) yang kemudian menjadi garda terdepan subsidi KPR bagi penduduk yang memiliki dinamika ekonomi yang progresif di sektor pekerja sawit dan migas dengan gaji UMR 3 sampai 4 juta. Hal ini tentu melihat BTN menggunakan kacamata nasional dan daerah yang tentu menjadi salah satu faktor terciptanya ruang pertumbuhan ekonomi di dalam membangun ekosistem perumahan dengan kolaborasi pemerintah, BTN, dan sectoral lainnya

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gayung bersambut BTN, Pemerintah, dan Pengembang

Seperti gayung bersambut, BTN sebagai garda terdepan dalam pencapaian ekosistem perumahan nasional yang kemudian bersama pemerintah berkolaborasi dalam membangun pertumbuhan ekonomi di sektor perumahan. tentu program Pemerintah yang memiliki target tiga juta rumah hunian layak yang merupakan Janji presiden RI probowo Subianto yang diutarakan pada pidato awal dalam janji politiknya setelah kemudian ia terpilih sebagai presiden RI. “1 juta di pedesaan, 1 juta di pesisir, dan 1 juta di perkotaan,” ujarnya dalam Debat Kelima Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 pada Minggu (04/02/2024). Program nasional ini di sambut baik oleh semua pihak yang terkait yang kemudian di sektor pengembang atau developer perumahan, ia sebagai jantung ekosistem yang berperan dalam mitra utama, dengan harapan mitra baru bergabung untuk menargetkan tahunan tiga juta unit rumah hunian layak program pemerintah yang nantinya bermuara pada tercapainya pertumbuhan ekonomi dalam skala daerah dan nasional.

Prestasi BTN sebagai Ujung Tombak Perumahan Nasional

Portofolio kredit BTN didominasi sektor perumahan, dalam the Indonesian Institute of Corporate Governance (IICG) dari tahun 2018–2023 menunjukan bahwa bank BTN membaik setiap tahunnya, dengan pertumbuhan tahunan sekitar 10-15% sejak tahun 2020. Laporan tahunan 2023 menunjukkan penilaian GCG (Good Corporate Governance) yang konsisten tinggi, mencerminkan komitmen tata kelola.​ Upaya ini bertujuan untuk menumbuhkan kepercayaan di antara para pemangku kepentingan, mencapai kinerja luar biasa, dan menghasilkan keuntungan.

BTN menyalurkan kredit pemilikan rumah (KPR) reguler dan subsidi, dengan fokus pada segmen MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah). Pada tahun 2025, Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan inisiatif BTN Awards memperkuat mitra pengembang untuk Program Tiga Juta Rumah, menghasilkan kolaborasi lintas sektor yang terlibat, hal hasil secara nasional, BTN menyalurkan subsidi KPR yang mendominasi pasar rumah bersubsidi FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan). “BTN berharap kerja sama yang telah terjalin dengan para developer menjadi semakin kuat dan semakin banyak mitra-mitra baru yang semangat berkolaborasi untuk mencapai pemenuhan tiga juta rumah per tahun sesuai yang ditetapkan pemerintah.” Ujar Nixon dalam sambutan BTN Awards (2025). Pada tahun 2025, realisasi mencapai jutaan unit, berkontribusi pada backlog perumahan nasional yang merupakan kesenjangan antara jumlah kebutuhan rumah dengan jumlah rumah yang terbangun dan tersedia bagi Masyarakat. Sebab backlog yang masih di atas 12 juta unit.

Baca Juga :  Dugaan Kasus Asusila, Ketua KPU RI Diberhentikan

Kemudian 2025 jadi tahun akselerasi. Dari berbagai laman pemberitaan bisa dianalisa hiingga akhir tahun, BTN menyalurkan 188.071unit KPR subsidi, capai 81,8% dari total nasional 270.985 unit. September saja sebanyak 142.749 unit (64,89% kuota sendiri), nilai Rp186,58 triliun naik 8% dari tahun sebelumnya. Di 100 hari pertama pemerintahan Prabowo, BTN sumbang 76% dari 93.484unit nasional. Distribusi merata dengan penyebaran 33 provinsi, 401 kabupaten/kota, 13.118 wilayah, 8.058 pengembang. Jawa Timur memiliki sejumalh 10.243 unit (78,3% lokal). Data ini ciptakan pengganda denganRp1T kredit hasilkan Rp3T aktivitas ekonomi, tambah 15% kontribusi PDB melalui konstruksi

Inovasi digital seperti BTN Livin mempermudah akses KPR online, meningkatkan inklusi keuangan hingga 20% di kalangan milenial. Kolaborasi dengan pemerintah melalui Kementerian PUPR memastikan subsidi bunga rendah, membuat cicilan terjangkau bagi 90% nasabah BTN. Setiap tahunnya, BTN menargetkan 1,5 juta unit melalui Program Tiga Juta Rumah. Kisahnya sederhana: satu tanda tangan, satu keluarga bahagia.

Ambisi dan Proyeksi tahun 2026 dengan Rp36 Triliun untuk 770 Ribu Unit

Sejalan dengan dukungan terhadap sektor perumahan, BTN menargetkan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan pada 2026. Tahun ini, BTN menyiapkan kredit Rp36 triliun untuk 770.000unit. Optimisme lanjutkan 220 ribu unit akhir 2025, kolaborasi kementerian targetkan 800 ribu unit/tahun. Optimisme ini juga di sampaikan secara lugas dengan Hingga akhir tahun ini, Nixon juga memastikan bank masih mampu menjaga kinerjanya. Sebagai gambaran, ia mengungkapkan bahwa kredit bank berhasil tumbuh double digit, dan laba tumbuh melebihi 10%. “Kami belum bisa publikasi, tapi intinya lebih baik dari 10%,” ujar Nixon pasca Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI di Gedung DPR, Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu di Gedung DPR, Senin (26/1/2026). Ambisi juga juga di susul dengan menyiapkan sejumlah aksi korporasi BTN untuk tahun 2026. Untuk rencana-rencana tersebut, estimasi biaya yang digelontorkan bank mencapai kisaran Rp 11 triliun. Beberapa aksi yang dilakukan yang langsung di sampaikan oleh Direktur Nixon, yaitu penguatan permodalan, wholesale funding, dan dua anak usaha yang salah satunya di bagian asuransi yang tentunya menjadi target untuk selesai di tahun 2026

Ekosistem Perumahan: Kolaborasi BTN dengan Stakeholder pernyataan dalam BTN AWARD

BTN membangun ekosistem melalui BTN Awards 2025, mengapresiasi pengembang berkinerja tinggi dalam kualitas, permintaan, dan aksesibilitas. Kolaborasi ini mendukung pemerintah mencapai target perumahan yang layak, dengan ide pemenang Housingpreneur diintegrasikan ke dalam program nasional.​ Hal ini langsung di sampaikan secara lugas oleh Direktur Jendral Perumahan Perdesaan Kementerian PKP, Imran dengan harapan, ide-ide para pemenang kompetisi BTN Housingpreneur dapat mendukung upaya pemerintah memenuhi kebutuhan perumahan melalui Program Tiga Juta Rumah. ”Kolaborasi ekosistem perumahan akan menjadi kunci sukses pertumbuhan ekonomi Indonesia lebih maju melalui penyediaan rumah yang layak dan terjangkau. Semoga dalam implementasinya, Program Tiga Juta Rumah dapat berjalan dengan optimal,” kata Irman (dalam sambutan di BTN Awards 2025).

Secara nasional, BTN bermitra dengan asosiasi pengembang seperti REI (Real Estat Indonesia), memfasilitasi KPR syariah dan perumahan ramah lingkungan. Inisiatif ini meningkatkan penyerapan tenaga kerja sektor konstruksi hingga 5% pada tahun 2025.​ Kolaborasi meluas ke fintech untuk verifikasi digital, mengurangi waktu pengajuan KPR dari 14 hari menjadi 3 hari. Ekosistem ini tidak hanya soal pembiayaan, tapi menciptakan rantai nilai lengkap dari lahan hingga perumahan siap huni.​

Dari Daerah Jambi untuk Indonesia

Berdasarkan data Kantor BTN di Provinsi Jambi yang di singgung di atas tadi, BTN memiliki jaringan yang kuat dengan 68 kantor pada tahun 2017, termasuk cabang utama di Kota Jambi. Kantor Cabang (KC) Jambi fokus pada subsidi KPR, mendukung program perumahan lokal seperti Mendalo Park. Berdasarkan studi kasus dan sudut pandang akademis Univeristas Jambi yang mengambil penelitian (2022) mengungkap prosedur penyaluran KPR BTN Subsidi di KC Jambi, menggunakan data primer langsung dari bank. Data sekunder dari laporan tahunan BTN menunjukkan pertumbuhan kredit di wilayah Sumatera meningkat 8% tahunan.​

Penelitian Andri Saputra (2022) menganalisis perjanjian kredit BTN-debitur, menemukan hak dan kewajiban sering tak maksimal dilaksanakan.​ Proyek Mendalo Park menjadi studi kasus dalam penelitian ini dengan melihat banyak debitur gagal tempati rumah pasca-pengangkatan kredit, menyebabkan wanprestasi. Kemudian tentu BTN meresponsnya dengan pembinaan, penjadwalan ulang, rekonstruksi, hingga penyertaan jaminan yang menjadi prosedur di BTN. Inilah yang menjadi tantangan dan solusi BTN di daerah.

Baca Juga :  Exploring Bandung's Natural Wonders: From Volcanic Landscapes to Majestic Waterfall

Kasus ini mencerminkan isu nasional dengan Subsidi KPR 20-30% disebabkan oleh keterlambatan faktor ekonomi lokal seperti harga lahan naik yang terdapat di Jambi. Bagi Bank sendiri permasalahan sering timbul dikarenakan harus sering melakukan adaptasi kembali seiring dengan regulasi tentang KPR yang terus berubah-ubah. Dalam praktik penyalurannya sendiri bank harus dihadapkan dengan persoalan yang disebabkan oleh debitur, salah satu latar belakang debitur yang beragam kebanyakan debitur tidak memahami isi dari perjanjian kredit. Ketidak pahaman ini mengakibatkan debitur melakukan kelalaian hingga wanprestasi. Dalam penelitian itu kita melihat keharusan BTN responsif, dengan prosedur primer data KC Jambi pembukaan verifikasi lapangan dan beberapa Tindakan lainnya menjadi salah satu hal yang perlu di indahkan dalam proses perjanjian antara BTN dan Debitur dalam melakukan transaksi.

Kolaborasi BTN di Jambi: Menuju Akses Hunian Merata

BTN Jambi berkolaborasi dengan pengembang lokal untuk proyek bersubsidi, mirip nasional melalui BTN Awards dengan program BTN Housingpreneur yang membuka akses anak muda, arsitek, dan pengusaha ke ekosistem perumahan, menghasilkan ide inovatif seperti perumahan berkelanjutan. Program ini menciptakan platform kolaboratif, dimana pemenang terhubung langsung dengan BTN untuk mengembangkan usaha nyata. Inisiatif Housingpreneur berpotensi replikasi di Jambi, menghubungkan pengusaha, akademisi, dan lintas sektor lainnya untuk ekosistem perumahan yang bersinggungan dengan perekonomian yang terdapat di Jambi. Perekonomian Jambi, andalkan sawit dan migas, mendorong permintaan perumahan pekerja di sektor tersebut. BTN sesuaikan tenor KPR hingga 25 tahun untuk gaji UMR Rp3-4 juta.​

Dampak Ekonomi: Kontribusi BTN ke PDB dan Lapangan Kerja

Sektor perumahan yang didorong BTN berperan sebagai motor perekonomian nasional, menghasilkan multiplier effect terhadap 185 subsektor padat karya seperti semen, bata, dan keramik. Kajian Housing Finance Center BTN menggunakan Tabel Input-Output 2020 menunjukkan kontribusi Rp3.050 triliun pada 2024, melampaui banyak sektor lain dan mendukung visi Indonesia Emas 2045. Dalam skala nasional nasional, setiap unit rumah ciptakan 5 lapangan kerja langsung (pembangunan hingga penjualan), sehingga realisasi 215.890unit KPR BTN 2024 serap 1 juta tenaga kerja. Proyeksi 2026 dengan 770.000unit (termasuk Rp36T kredit BTN) perkirakan serap 3,85 juta pekerja, tambah 500.000/tahun stabil melalui program tiga juga rumah hunian layak

Corporate Secretary BTN, Ramon Armando mengungkapkan “Belum ditambah lagi tenaga kerja yang bisa diserap sektor perumahan mencapai sekitar 500.000 setiap tahunnya.” (Siaran pers Ipotnews, 3 Februari 2025).​ Ramon Armando lagi mengungkapkan di salah satu media lain secara gamblang “Berdasarkan wawancara dengan pengembang.  Setiap satu unit rumah, dibutuhkan tenaga kerja sekitar 5 orang. mencapai sekitar 1.074.450 orang sepanjang 2024.” (Tempo.co, 21 Juli 2025).​

Di Jambi, BTN Syariah fasilitasi 2.116unit perumahan (data historis), dorong penjualan komersil pasca-PPKM. Proyeksi 2026: Ekspansi digital target 10.000 KPR baru ciptakan 50.000 lapangan kerja lokal (asumsi 5/pekerja/unit), sinergi program Bedah Rumah Pemkot Jambi (82unit 2025, ekspansi lahan baru). Ekonomi Jambi tumbuh 5% didukung ini, kurangi urbanisasi via hunian MBR. Wali Kota Jambi, Dr. H. Maulana mengungkapkan dalam wawancara mengenai rumah hunian layak “Totalnya ada 82 rumah. Kita upayakan seluruhnya selesai tahun ini agar masyarakat bisa segera menikmati hunian yang lebih layak. Pada 2026, kita rencanakan lahan baru.” (Jambisatu.id, 22 Juni 2025)

Tantangan dan Solusi di Ekosistem Perumahan

Ekosistem perumahan BTN hadapi tantangan struktural kompleks dalam Program Tiga Juta Rumah, utama ketersediaan lahan terbatas di perkotaan, perizinan panjang tak seragam antar-daerah, dan cashflow developer terhambat utilitas (listrik/air) pasca-pembangunan. Lahan tiba-tiba ubah status (misal jadi sawah lindung) hentikan proyek, sementara backlog 12 juta unit tekan subsidi naik akibat wanprestasi debitur MBR, faktor ekonomi seperti PHK atau usaha gagal.

Solusi yang tentu menjadi perhatian untuk di lakukan seperti BTN, kemudian melakukan Tiering suku bunga, dana abadi (potensi 600.000 unit/tahun), edukasi developer, digitalisasi transparan, dan kolaborasi inklusif sektor informal.  BPHTB dibebaskan, KPR payroll-based kurangi risiko, target efisiensi harga subsidi turun 21%. Restrukturisasi (rescheduling, reconditioning) selamatkan kredit macet.  Penegasan ini juga telah di pertegas dengan ungkapan Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu mengatakan “Rumah udah jadi tapi belum ada Listrik dan air, tidak boleh di jual Lahan makin menjauh pusat kota, harga naik. Optimistis stimulus Prabowo-Gibran: likuiditas, 350 ribu unit subsidi, PPN DTP.” Ungkapnya (CNBC, 23 Oktober 2025).

Baca Juga :  KABAR GEMBIRA!! Jutaan Formasi PPPK Segera Dibuka, Berikut Rinciannya

Seperti Tragedi dan Kemenangan dalam Analisa Peneliti

Andri Saputra, peneliti Universitas Jambi, melangkah ke kompleks Mendalo Park. Rumah-rumah subsidi BTN berdiri rapi, tapi beberapa kosong simbol wanprestasi diam yang hantui MBR. Tesis akademisnya (2022) ungkap drama manusia di balik angka debitur wajib tempati rumah pasca-kredit, tapi usaha gagal atau PHK bikin cicilan macet. Data primer dari KC Jambi ceritakan perjuangan yang telah di perlihatkan dari teguran lembut, pembinaan finansial, hingga eksekusi jaminan terakhir.​

Seperti studi serupa di BTN Malang (UB 2010), Andri temukan pola NPL cuma 0,07% (219 kasus dari 28.835 debitur), tapi dampaknya besar. Faktor yuridis sosiologis? Debitur kurang iktikad baik, proses hukum Panjang, dan banyak factor lainnya yang dilihat. Solusi BTN berjenjang dan bertahap untuk memperoleh hasi yang maksimal dengan melakukan pembinaan edukasi (70% sembuh), rescheduling ulang jadwal, reconditioning syarat baru, restrukturisasi restrukturisasi utang hanya 20% sampai pelelangan hak tanggungan. Bayangkan Pak Budi, debitur Mendalo Sawit lesu, cicilan tertunda. BTN tak buru-buru sita dan justru melakukan workshop keuangan dan jadwal baru selamatkan mimpinya. Kemudian hasil yang di peroleh NPL Jambi turun 5% berkat kolaborasi Pemprov data kependudukan cegah kredit fiktif.  Sehingga dalam hal ini mampu memberikan Gambaran atau Proyeksi 2026 dengan 10.000 KPR digital via Livin’ bakal prediksikan risiko dini. kasus ini bukan akhir, tapi pelajaran: Teknologi disertai empati untuk dapat atasi wanprestasi. Akademisi sebut pola BTN jadi model inklusi MBR dari migrasi sawit Jambi ke backlog nasional. Saat kita mendengar bayar lancar, Mendalo Park berubah dari tragedi jadi kemenangan kolaboratif.

Inovasi Masa Depan: BTN Housingpreneur dan Digitalisasi

BTN Housingpreneur 2025 tampil sebagai panggung utama inovasi perumahan nasional. Para finalis BTN Expo 2026 memamerkan solusi canggih, seperti rumah berbahan limbah daur ulang, kecerdasan buatan (AI) untuk mitigasi banjir, serta skema rent-to-own bertahap yang terjangkau. Lebih dari sekadar kompetisi, acara ini menyediakan inkubasi selama tiga bulan yang menghubungkan para pemenang dengan developer ternama, calon pembeli, dan BTN. Tujuannya? Mewujudkan ide-ide brilian menjadi bisnis riil guna mengatasi backlog perumahan mencapai 12 juta unit.

Proyeksi BTN untuk 2026 menargetkan produksi 20.000unit rumah hijau beremisi rendah, sebagai bagian dari komitmen 200.000unit hingga 2030. Ini selaras dengan visi Indonesia Emas 2045, yang menekankan pembangunan berkelanjutan. Komunitas alumni Housingpreneur semakin kuat, memupuk kolaborasi jangka panjang dan mendorong generasi muda wirausaha ramah lingkungan. Melalui inisiatif ini, BTN tidak hanya membangun rumah, tapi juga masa depan yang lebih hijau dan inklusif bagi bangsa.

Digitalisasi jadi tulang punggung: BTN Livin’/Bale by BTN capai 3,7 juta pengguna akhir 2025, Mitra Pinhome danLamudi tambah kanal penjualan developer.
Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu mengatakan “Kerjasama platform digital seperti Pinhome tingkatkan pengajuan KPR online, update stok properti, pre-kualifikasi.jadi ‘One Stop Housing Solution’ ala milenial.” (Kontan.co.id).​ Inovasi ini proyeksikan tekan backlog, dukung 3 juta rumah dalam setiap tahun dan juga mampu untuk beradaptasi terhadap lingkungan yang berubah, seperti krisis iklim

Rumah Impian dan layak untuk Semua

BTN bukan sekadar bank, tapi arsitek ekosistem perumahan nasional dan Jambi. Melalui data KC Jambi, proyek Mendalo, dan inisiatif seperti Awards serta Housingpreneur, BTN layani negeri. Optimisme terbangun dalam setiap butir harapan untuk semua dari seluruh penjuru negeri. Semua kelas pekerja, status ekonomi, pemerataan daerah, dan semua hal dapat harapan untuk rumah layak dan rumah Impian yang di cita-citakan. Kolaborasi menjadi cerita proyeksi di tahun 2026 ini. Semua perspektif mulai dari Pemerintah, BTN, Pengembang, dengan sudut pandang dari akademis melalui semua aspek yang terjadi, karena semua akan menjadi proyeksi dalam masa depan pertumbuhan ekonomi yang lebih maju. Dari dua pemuda di Jambi hingga jutaan nasional terangkum dalam semua cerita, BTN layani negeri melalui kolaborasi sederhana namun kuat. Data bicara untuk 188 ribu unit 2025, Rp36T 2026. Satu rumah, satu cerita sukses ekosistem perumahan yang hidup.

Alwandi Yanta Krisna

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Cermin 1928, Jendela 2045: Refleksi Sumpah Pemuda untuk Generasi Emas
Demokrasi Bukan Hanya Sekedar Sistem Pemerintahan
Makna Logo HUT RI ke-79: Nusantara Baru, Indonesia Maju
Kompolnas Soroti Putusan Praperadilan Pegi Setiawan
Pegi Setiawan Dinyatakan Bebas, Berikut 9 Putusan Hakim
Dugaan Kasus Asusila, Ketua KPU RI Diberhentikan
Biar Tidak Ada Fitnah: Puan Maharani Pinta Umumkan Nama-nama Anggota DPR yang Bermain Judi Online
KABAR GEMBIRA!! Jutaan Formasi PPPK Segera Dibuka, Berikut Rinciannya

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 11:17 WIB

Bupati Buka Musrenbang RKPD Tahun 2027, Tekankan Relevansi Kondisi Saat Ini

Sabtu, 21 Maret 2026 - 11:22 WIB

Bupati Batang Hari Tutup Semarak Gebyar Ramadan Super Tangguh 1447 H

Sabtu, 21 Maret 2026 - 11:18 WIB

Bupati Batang Hari Salat Idulfitri 1447 H Bersama Masyarakat

Selasa, 17 Maret 2026 - 11:25 WIB

Fadhil Arief Bicara Literasi dan Numerasi. “Leluhur Kita Mewarisi Budaya ini”

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:09 WIB

Zulva Fadhil Salurkan Tali Asih Kepada Anak-anak Panti Asuhan

Selasa, 10 Maret 2026 - 17:06 WIB

Zulva Fadhil Hadiri Bazar UPPKA dan UMKM Batang Hari

Minggu, 8 Maret 2026 - 11:00 WIB

Usai Kukuhkan Pengurus Baru LPTQ: Bupati Tantang Cetak Generasi Qurani

Sabtu, 7 Maret 2026 - 10:56 WIB

Bupati Batang Hari Hadiri Peringatan Nuzulul Quran

Berita Terbaru

BATANG HARI

Bupati Batang Hari Salat Idulfitri 1447 H Bersama Masyarakat

Sabtu, 21 Mar 2026 - 11:18 WIB