Tekwan Super Pedas dan Kenangan Masa Muda Zulva Fadhil

Avatar

- Editor

Senin, 23 Februari 2026 - 20:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jurnalelite.com – Di balik sosok Zulva Fadhil yang kini dikenal sebagai pendamping hidup Bupati Batang Hari, Mhd. Fadhil Arief yang tenang dan matang, tersimpan kisah masa muda yang sederhana namun membekas, tentang seporsi tekwan dan cabai yang tak pernah setengah-setengah. Bagi Zulva atau akrab disapa Siul, tekwan bukan sekadar makanan, melainkan teman setia di masa-masa muda yang penuh cerita.

Kenangan itu kembali mencuat lewat cerita sahabat dekatnya, Bertha Regina, yang mengenal Zulva sejak muda. Ia mengenang satu kebiasaan yang menurutnya tak pernah berubah yakni kecintaan Zulva pada tekwan super pedas.

“Dari dulu dia itu paling suka tekwan, tapi harus pedas sekali. Kalau belum berkeringat dan wajahnya memerah, katanya belum nikmat,” tutur Bertha Regina sambil tertawa, mengenang kebiasaan sahabatnya itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Bertha, hampir setiap kesempatan berkumpul selalu diakhiri dengan berburu tekwan. Tak jarang, Zulva justru menambah sambal sendiri, bahkan ketika orang lain sudah menyerah dengan tingkat kepedasan.

“Yang lain sudah kepedasan, dia masih santai. Katanya justru di situ sensasinya,” tambah Bertha.

Bagi Zulva Fadhil, tekwan pedas bukan sekadar soal rasa. Ada cerita tentang kebersamaan, kesederhanaan, dan masa muda yang dijalani apa adanya. Ia pun tak menampik kenangan tersebut saat dimintai tanggapan.

“Benar itu,” ujar Zulva sambil tersenyum.

“Tekwan pedas dulu seperti pelarian sederhana. Harganya murah, tapi bisa bikin bahagia. Pedasnya itu yang bikin segar, mungkin karena dulu semangat juga masih pedas-pedasnya,” katanya berkelakar.

Zulva mengakui, kebiasaan itu menjadi bagian dari perjalanan hidupnya. Meski kini waktu dan keadaan telah banyak berubah, kenangan tentang tekwan pedas tetap melekat sebagai pengingat masa muda yang penuh canda dan kebersamaan.

Baca Juga :  Pelantikan PPPK Tahap 2, Zulva Fadhil Harap PPPK Tingkatkan Pelayanan Kepada Masyarakat

“Sekarang mungkin tidak sesering dulu, tapi setiap makan tekwan, rasanya seperti pulang sebentar ke masa muda,” tutupnya.

Seporsi tekwan pedas, bagi Zulva Fadhil, bukan hanya tentang rasa di lidah, melainkan tentang kenangan yang tak pernah benar-benar usang, hangat, sederhana, dan selalu meninggalkan senyum.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bupati Buka Musrenbang RKPD Tahun 2027, Tekankan Relevansi Kondisi Saat Ini
Bupati Batang Hari Tutup Semarak Gebyar Ramadan Super Tangguh 1447 H
Bupati Batang Hari Salat Idulfitri 1447 H Bersama Masyarakat
Fadhil Arief Bicara Literasi dan Numerasi. “Leluhur Kita Mewarisi Budaya ini”
Cahaya Hati Award 2026: Bupati Batang Hari Terima Penghargaan Nasional
Zulva Fadhil Salurkan Tali Asih Kepada Anak-anak Panti Asuhan
Zulva Fadhil Hadiri Bazar UPPKA dan UMKM Batang Hari
Usai Kukuhkan Pengurus Baru LPTQ: Bupati Tantang Cetak Generasi Qurani

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 11:17 WIB

Bupati Buka Musrenbang RKPD Tahun 2027, Tekankan Relevansi Kondisi Saat Ini

Sabtu, 21 Maret 2026 - 11:22 WIB

Bupati Batang Hari Tutup Semarak Gebyar Ramadan Super Tangguh 1447 H

Sabtu, 21 Maret 2026 - 11:18 WIB

Bupati Batang Hari Salat Idulfitri 1447 H Bersama Masyarakat

Selasa, 17 Maret 2026 - 11:25 WIB

Fadhil Arief Bicara Literasi dan Numerasi. “Leluhur Kita Mewarisi Budaya ini”

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:09 WIB

Zulva Fadhil Salurkan Tali Asih Kepada Anak-anak Panti Asuhan

Selasa, 10 Maret 2026 - 17:06 WIB

Zulva Fadhil Hadiri Bazar UPPKA dan UMKM Batang Hari

Minggu, 8 Maret 2026 - 11:00 WIB

Usai Kukuhkan Pengurus Baru LPTQ: Bupati Tantang Cetak Generasi Qurani

Sabtu, 7 Maret 2026 - 10:56 WIB

Bupati Batang Hari Hadiri Peringatan Nuzulul Quran

Berita Terbaru

BATANG HARI

Bupati Batang Hari Salat Idulfitri 1447 H Bersama Masyarakat

Sabtu, 21 Mar 2026 - 11:18 WIB