Bupati Batang Hari Tekankan Intervensi Berbasis Data sebagai Upaya Percepatan Penurunan Stunting

Avatar

- Editor

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Te-Minutes – Pemerintah Kabupaten Batang Hari terus memperkuat komitmen dalam mencegah dan mempercepat penurunan stunting. Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Batang Hari Mhd. Fadhil Arief melalui penandatanganan Surat Pernyataan Komitmen Pelaksanaan Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Batang Hari.

Penandatanganan dilakukan Bupati Mhd. Fadhil Arief saat mengikuti Rapat Koordinasi Teknis dan Advokasi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Regional Sumatera Tahun 2026 yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting dari Ruang Kerja Kantor Bupati Batang Hari, Kamis (27/08/2026).

Surat pernyataan komitmen tersebut ditandatangani secara langsung oleh Bupati Batang Hari dan diketahui oleh Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Peningkatan Kesejahteraan dan Pembangunan Sumber Daya Manusia, Edi Cahyono.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Fadhil Arief menegaskan bahwa upaya penurunan stunting tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kerja bersama yang terarah, aktif, terorganisir, serta didukung oleh data yang akurat.

Menurutnya, data menjadi fondasi penting dalam menentukan bentuk intervensi yang tepat. Pemerintah daerah perlu mengetahui secara jelas kondisi masyarakat, mulai dari kelompok yang memiliki risiko stunting hingga anak yang telah berstatus stunting.

“Percepatan penurunan stunting harus kita lakukan secara aktif dan terorganisir berdasarkan data nyata yang ada. Dengan data tersebut, kita bisa mengetahui apa yang harus dilakukan, merencanakannya secara terprogram, serta menentukan langkah-langkah teknis yang terukur,” ujar Fadhil.

Ia menjelaskan, pemetaan data risiko stunting hingga status stunting di Kabupaten Batang Hari menjadi bagian penting dalam memastikan program yang dilaksanakan pemerintah benar-benar menyasar kelompok yang membutuhkan.

Dengan pendekatan tersebut, intervensi tidak hanya berorientasi pada penanganan setelah stunting terjadi, tetapi juga diarahkan pada upaya pencegahan sejak dini terhadap kelompok masyarakat yang memiliki faktor risiko.

Baca Juga :  "Dari Rimba Untuk Rimba". Bripda Nia, Polwan Pertama Dari Suku Anak Dalam

“Jangan sampai kita hanya bekerja berdasarkan asumsi. Kita harus tahu datanya, siapa yang berisiko, siapa yang sudah stunting, dan apa penyebabnya. Dari sana kemudian kita tentukan intervensi yang tepat dan terukur,” tegasnya.

Bupati menilai, percepatan penurunan stunting membutuhkan sinergi lintas sektor. Persoalan stunting tidak hanya berkaitan dengan aspek kesehatan, tetapi juga berhubungan dengan pemenuhan gizi, sanitasi, pola asuh, kondisi sosial ekonomi, pendidikan, hingga kualitas lingkungan tempat tinggal.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Batang Hari berkomitmen memperkuat koordinasi antarsektor agar setiap program dan kebijakan yang berkaitan dengan pencegahan stunting dapat berjalan secara terpadu.

Penandatanganan komitmen tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa Pemkab Batang Hari akan terus mendorong langkah-langkah konkret dalam mempercepat penurunan stunting melalui perencanaan berbasis data, intervensi yang tepat sasaran, serta evaluasi yang dilakukan secara berkelanjutan.

“Target kita bukan sekadar menjalankan program, tetapi memastikan program itu memberikan dampak nyata terhadap masyarakat. Karena pada akhirnya yang ingin kita capai adalah anak-anak Batang Hari tumbuh sehat, berkualitas, dan memiliki masa depan yang lebih baik,” pungkas Fadhil.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kabupaten Batang Hari Raih Indeks Reformasi Hukum Kategori A dengan Nilai 82,30
Penguatan Kelembagaan PKK, Zulva Fadhil Fokuskan Dampak 10 Program Pokok PKK
Zulva Fadhil Perkuat Dekranasda Batang Hari, Pengrajin Didorong Naik Kelas
Pangkogabwilhan I Tinjau Karhutla dan Evaluasi Status Tanggap Darurat di Batang Hari
Zulva Fadhil Hadiri Rapat Nasional, Bawa Penguatan Tata Kelola Dekranas, PKK dan Posyandu ke Batang Hari
Zulva Fadhil Perkuat Kelembagaan Posyandu, Dorong Pemaksimalan 6 SPM
Wakil Bupati Batang Hari Hadiri Paripurna Jawaban Pemerintah atas Pandangan Fraksi DPRD
Pemkab Batang Hari Dorong Pembangunan Museum dan Pelestarian Peradaban Sungai Batanghari
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 10:32 WIB

Kabupaten Batang Hari Raih Indeks Reformasi Hukum Kategori A dengan Nilai 82,30

Kamis, 24 September 2026 - 10:41 WIB

Penguatan Kelembagaan PKK, Zulva Fadhil Fokuskan Dampak 10 Program Pokok PKK

Rabu, 23 September 2026 - 10:45 WIB

Zulva Fadhil Perkuat Dekranasda Batang Hari, Pengrajin Didorong Naik Kelas

Rabu, 23 September 2026 - 10:35 WIB

Pangkogabwilhan I Tinjau Karhutla dan Evaluasi Status Tanggap Darurat di Batang Hari

Selasa, 22 September 2026 - 10:48 WIB

Zulva Fadhil Hadiri Rapat Nasional, Bawa Penguatan Tata Kelola Dekranas, PKK dan Posyandu ke Batang Hari

Selasa, 22 September 2026 - 10:31 WIB

Wakil Bupati Batang Hari Hadiri Paripurna Jawaban Pemerintah atas Pandangan Fraksi DPRD

Kamis, 17 September 2026 - 10:52 WIB

Pemkab Batang Hari Dorong Pembangunan Museum dan Pelestarian Peradaban Sungai Batanghari

Kamis, 17 September 2026 - 10:26 WIB

Pemkab Batang Hari Dorong Revitalisasi Cagar Budaya Tembesi untuk Wujudkan Museum Sejarah

Berita Terbaru